PRESS RELEASE

Disaster Recovery Plan (DRP)

Connect with Wowrack
Facebook
Twitter
LinkedIn
Rabu, 12 Agustus 2015 Sumber: Talk Show Smart FM

Disaster Recovery Plan (DRP) adalah perencanaan yang berfokus pada sistem teknologi informasi, yang diterapkan pada data center untuk memperbaiki operabilitas sistem, aplikasi dan fasilitas komputer pada lokasi alternatif yang dapat digunakan saat data center lain mengalami masalah. DRP sendiri, pada dasarnya kadang dilupakan oleh para pelaku bisnis dengan alasan tidak adanya waktu karena DRP memerlukan pemikiran dan maintenance yang lebih rumit, juga membutuhkan investasi yang cukup besar. Padahal, DRP sangat membantu perusahaan untuk dapat mengakses data transaksi ketika data utama mengalami masalah. Sehingga kita dapat lebih mudah mengembalikan data secara cepat pada saat dibutuhkan.

David Piragasan memberikan contoh semisal sebuah bank mengalami masalah pada data center utama, bagaimana cara mengembalikan data tersebut dengan cepat sedangkan bank tersebut tidak memiliki DRP? Perusahaan yang tidak menggunakan DRP akan beresiko kehilangan data. Ketika salah satu data center mengalami kerusakan, DRP dapat mengembalikan data Anda secara cepat.

Disaster Recovery Plan (DRP) melakukan proses syncronize yang terus menerus antara data center satu dengan lainnya. Sehingga apabila terdapat masalah pada data center, customer tidak ikut merasakan dampak adanya gangguan data. Misalkan terjadi kebakaran pada data center A, data customer yang terdapat pada data center B masih aman dan berfungsi dengan baik.

Inilah fungsi Disaster Recovery Plan yang paling nyata manfaatnya untuk perusahaan dan juga untuk customer.

Ingin mengetahui perbincangan lengkap tentang Disaster Recovery Plan? Silakan dengarkan dibawah ini

Session 1: